Coba lihat judulnya. Apa sih yang bisa bertahan sampai selamanya? GA ADA. Titik.
Coba lihat judulnya, mengapa harus selamanya? Apa sih yang bertahan selamanya? Ga ada.
Tetapi begitu kita baca liriknya, sepertinya judulnya terlalu dilebih-lebihkan. Ini bukan janji untuk selamanya, tetapi kita menerima bahwa semua hal (termasuk hubungan) itu ada batas waktunya.
Dan yang bisa kita genggam adalah bagaimana kita bisa hadir penuh di dalam hal tersebut. hal tersebut.
Semoga Bergema
Oke, apa itu gema? Dan apa sih artinya dalam judul maupun lirik ini?
Gema itu adalah pantulan yang terjadi setelah bunyi asli. Bunyi itu merambat melalui medium, lalu memantul dan kemudian kembali menuju ke pendengarnya.
Tingkat amplitudo gema lebih rendah daripada bunyi aslinya. Jadi jangan berharap bahwa gema ini akan terus menerus ada sampai selamanya seperti judul dari lagu ini.
Ku tak ingin cepat berlalu (berlalu) Waktu yang kupunya denganmu Kita berdansa dan tertawa, gandeng tangan Semoga bergema sampai selamanya
Kata 'semoga' ini bukan sebuah kepastian. 'Semoga Sukses' bukan berarti kita pasti akan sukses, tetapi itu adalah permohonan untuk masa depan yang lebih baik.
'Semoga bergema sampai selamanya' ini adalah permohonan agar momen yang dipunya oleh penyanyi bisa terus teringat sampai selamanya, meskipun gema tidak memiliki efek sekuat bunyi aslinya. Paling tidak di penyanyi berharap bahwa ini akan bergema.
Selain itu, sebelum kata 'semoga' ini penyanyi juga memberikan sebuah pengakuan bahwa momen ini akan berlalu. Yang diharapkan bukan momennya akan terjadi selamanya, tetapi jejaknya yang akan terus dikenang selamanya.
Tapi, bukan berarti penyanyi pasrah akan keadaan itu.
Dunia pasti ada akhirnya Bintang-bintang pun ada umurnya Maka tenang saja, kita di sini berdua Nikmati sementara yang ada
Disini kita melihat bahwa meskipun semua hal pasti berakhir, penyanyi tidak pasrah dan menerima akan hal tersebut.
Kita punya sesuatu yang bisa kita lakukan daripada menerima itu mentah-mentah. Kita bisa menikmati momen tersebut bersama.
Ketidakkekalan di sini bukan alasan untuk menarik diri, tapi alasan untuk lebih hadir.
Nikmati Sementara yang Ada
Sorotan saya dari lagu ini bukan 'setiap momen ada akhirnya' (saya sangat setuju dengan hal tersebut, tetapi bukan itu yang ingin saya bahas).
Edisi kali ini membahas tentang 'hal yang bisa kugenggam', dan lagu ini mengajarkan kita untuk melihat kembali hal tersebut dalam seluruh ketidakpastian dunia.
Kita tidak bisa membekukan waktu dan mencegah momen indah kita berakhir
Kita juga tidak bisa hanya puas dengan pernyataan tersebut tanpa tahu jika ada sesuatu yang bisa kita genggam.
Hal yang bisa kita genggam sekarang adalah bagaimana kita menikmati momen tersebut sebaik-baiknya sehingga kita tidak menyesalinya suatu saat nanti.
Apakah ada momen dalam hidupmu yang kamu tahu punya batas waktu dan, kamu memilih hadir lebih penuh di dalamnya?